Putaran pertama pemilu Iran diwarnai surutnya partisipasi politik. Harapan akan perubahan kini bergantung pada satu-satunya kandidat dari kubu reformis.
Aktivis HAM mengkritik PBB karena tidak mengikutkan perempuan Afganistan dalam perundingan dengan Taliban. Ini dianggap melegitimasi pengabaian hak perempuan.