Bagi kebanyakan orang, eceng gondok hanyalah sebatas gulma air. Tapi di tangan yang tepat tanaman liar ini bisa disulap menjadi barang bernilai jual tinggi.
Pada 1822, 200 orang Inggris & Skotlandia tiba di "Negara Poyais", yang ternyata pantai dengan rawa dan rawan malaria, karena tipuan 'pahlawan perang'.