Jaksa menghadirkan bos smelter swasta bernama Tamron sebagai saksi sidang kasus dugaan korupsi pengelolaan timah dengan kerugian negara Rp 300 triliun.
Jaksa menghadirkan ahli hukum keuangan negara, Siswo Suryanto, dalam sidang kasus timah. Siswo mengatakan kerugian negara harus bersifat nyata dan pasti.