Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan doa untuk dibaca tiap awal bulan dimulai, termasuk Ramadan. Berhubung bulan puasa itu sejengkal lagi tiba, umat Islam sudah sepatutnya mengetahui doa awal Ramadan.
Ramadan adalah bulan kesayangan pengikut Rasulullah SAW di seluruh penjuru dunia pada zaman apa pun. Bagaimana tidak, bulan kesembilan kalender Hijriah ini diberkahi amalan berupa puasa yang agung. Ada pula ibadah-ibadah sunnah dengan sederet keutamaan, seperti sholat Tarawih dan i'tikaf.
Ramadan juga memiliki keutamaan ketimbang bulan-bulan lain, yakni malam Lailatul Qadr. Allah SWT berfirman mengenai malam itu:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ١ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ٢ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ٤ سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِࣖ ٥
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah Lailatul Qadr itu? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar." (QS al-Qadar: 1-5)
Menyambut Ramadan dengan kesiapan hati dan amalan adalah bagian dari adab seorang muslim. Salah satu bentuk kesiapan tersebut adalah membiasakan diri membaca doa awal Ramadan. Seperti apa doanya? Simak selengkapnya via uraian berikut.
Poin Utamanya:
- Ramadan adalah bulan penuh kemuliaan dalam syariat Islam. Bulan ini diisi berbagai amalan, seperti puasa, sholat Tarawih, dan i'tikaf. Di antara kemuliaan Ramadan adalah adanya malam Lailatul Qadr.
- Ada 3 doa yang dikabarkan dibaca Nabi SAW tiap awal Ramadan. Ada pula doa khusus awal bulan yang sunnah dibaca. Doa awal bulan ini tidak dikhususkan Ramadan saja, tetapi juga bulan-bulan lain.
- Keutamaan membaca doa awal Ramadan adalah mengikuti petunjuk Nabi SAW dan sebaik-baik petunjuk berasal dari Nabi Muhammad. Manfaat lainnya meliputi naiknya keimanan dan kesiapan dalam menyambut bulan puasa.
Bacaan Doa Awal Ramadan
Menurut keterangan dari laman Nahdlatul Ulama (NU) Lampung, terdapat 3 doa awal bulan Ramadan yang dibaca Nabi SAW. Ketiganya adalah:
1. Doa Pertama
اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ
Arab Latin: Allāhumma sallimnī li Ramaḍāna, wa sallim Ramaḍāna lī, wa sallimhu minnī.
Artinya: "Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) Bulan Ramadan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadan untukku, dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di Bulan Ramadan." (HR Imam ath-Thabarani dan Imam ad-Dailami)
2. Doa Kedua
هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ مرتين، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ ثَلاث مرات، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا ، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا
Arab Latin: Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka, (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā'a bi syahri kadzā.
Artinya: "Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan mendatangkan bulan ini." (HR Abu Dawud)
3. Doa Ketiga
اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ العَظِيْمِ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْقَدَرِ، وَمِنْ شَرِّ الْمحَشْرِ
Arab Latin: Allāhu akbaru, lā haula wa lā quwwata illā billāhil 'aliyyil 'azhīmi. Allāhumma innī as'aluka khaira hādzas syahri, wa a'ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari.
Artinya: "Allah Maha Besar. Tiada daya dan upaya kecuali berkat pertolongan Allah yang maha agung. Aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini (Ramadan). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan mahsyar." (HR Imam Ahmad)
Doa Awal Bulan: Bisa Dibaca untuk Ramadan 2026
Seperti telah disinggung sekilas di awal artikel ini, terdapat doa khusus untuk awal bulan. Doa ini bisa dibaca pada keseluruhan awal bulan Hijriah, termasuk Ramadan. Dinukil dari buku 165 Kebiasaan Nabi SAW oleh Abduh Zulfidar Akaha, bacaan doanya:
اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ الله
Arab Latin: Allāhu akbar. Allāhumma ahillahu 'alainā bil-amni wal-īmāni was-salāmati wal-islām, wat-taufīqi limā yuḥibbu rabbunā wa yardhā, rabbunā wa rabbukallāh.
Artinya: "Allah Maha Besar. Ya Allah, jadikanlah bulan ini menerangi kami dengan berkah dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta bimbingan untuk melakukan amal yang disukai dan diridhoi Tuhan kami. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah." (HR ad-Darimi no 1625, Ibnu Hibban no 2374, dan ath-Thabrani no 13330)
Doa ini hanya dibaca ketika seorang muslim menyaksikan hilal di langit malam. Wallahu a'lam bish-shawab.
Keutamaan Doa Awal Ramadan 2026
Sejauh penelusuran, tidak ditemukan hadits khusus yang menjelaskan keutamaan membaca doa awal bulan. Namun, bukan berarti doa-doa di atas bisa diabaikan begitu saja.
Berhubung, Nabi Muhammad SAW adalah panutan umat Islam, maka teladannya dalam berbagai hal, termasuk berdoa, sudah semestinya ditiru. Dikutip dari buku Pengantar Studi Aswaja An-Nahdliyah tulisan Dr KH Muchotob Hamzah, Rasulullah bersabda:
أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ
Artinya: "Amma ba'du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah (perkara agama) yang diada-adakan, setiap (perkara agama) yang diada-adakan itu adalah bid'ah, setiap bid'ah adalah kesesatan." (HR Muslim no 867)
Di samping mengikuti petunjuk Nabi SAW, membaca doa awal Ramadan juga menghadirkan sederet kebermanfaatan. Di antaranya:
- Menguatkan niat dalam menyambut Ramadan agar ibadah dijalani dengan kesungguhan, bukan sekadar rutinitas.
- Melatih kebiasaan berdzikir dan berdoa sejak awal waktu sehingga hati lebih siap memasuki bulan ibadah.
- Menjadi sarana muhasabah diri sebelum memulai Ramadan, baik dalam hal amal, sikap, maupun hubungan sosial.
- Menghidupkan sunnah dan teladan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dalam membiasakan doa pada momen penting.
- Menghadirkan ketenangan batin karena awal Ramadan diawali dengan doa dan pengharapan, bukan sekadar hitungan hari.
- Menjadi pengingat bahwa Ramadan adalah bulan penuh peluang kebaikan yang patut disambut dengan kesadaran rohani.
Demikian bacaan doa awal Ramadan 2026 beserta keutamaannya. Yuk, amalkan!
FAQ Doa Awal Ramadan
1. Kapan doa awal bulan dibaca?
Tatkala bulan baru, yang ditandai dengan terlihatnya bulan sabit di langit malam, telah resmi dimulai.
2. Kapan Ramadan 2026 dimulai?
Muhammadiyah menetapkan Rabu, 18 Februari 2026 sebagai 1 Ramadan 1447 H. Artinya, Ramadan sudah dimulai sejak waktu maghrib pada Selasa, 17 Februari 2026. Sementara itu, ketetapan pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat.
3. Adakah doa awal Ramadan?
Pertama-tama, terdapat doa awal bulan yang umum dibaca setiap awal bulan Hijriah baru dimulai. Ada juga doa yang dikhususkan untuk awal Ramadan. Wallahu a'lam bish-shawab.
(par/apl)











































