Pertemuan 8 driver ojol dengan Gibran di Istana memicu kontroversi. Asosiasi ojol menolak mewakili mereka, sementara aplikator membela keaslian perwakilan.
Pelibatan pihak eksternal seperti koalisi masyarakat sipil adalah wujud partisipasi publik dalam penyusunan peraturan Kapolri (perkap) penanganan unjuk rasa.