Polri menyebut tindak pidana terorisme masih menjadi ancaman bagi jalannya Pemilu 2024 nanti. Ancaman itu katanya memiliki kesamaan dengan Pemilu 2019 lalu.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meminta tak ada lagi aksi arogansi prajurit TNI baik yang terjadi secara langsung maupun yang beredar melalui media sosial.