Penyintas bom Bali I, Chusnul Chotimah berjuang untuk biaya pengobatan putranya yang menderita von Willebrand. Sejumlah yayasan mulai memberikan bantuan.
Chusnul Chotimah, penyintas Bom Bali I berjuang melawan tekanan ekonomi dan sakit kronis anaknya. Ia berharap bantuan untuk biaya kemoterapi dan menagih utang.