PBB melaporkan sebanyak 22 migran asal Mali tewas dalam kecelakaan kapal di lepas pantai Libya. Korban meninggal diduga karena tenggelam dan dehidrasi.
Sebuah pesawat Airbus A380 dari maskapai British Airways terpaksa mengudara selama 10 jam tanpa tujuan yang jelas, ketika wilayah udara Niger tiba-tiba ditutup.