Sekelompok massa yang mayoritas mengenakan celana berwarna abu-abu dihalau polisi dari kawasan DPR RI. Polisi membubarkan massa menggunakan sepeda motor.
Pagar gedung DPR RI hingga halte menjadi sasaran perusakan massa aksi tolak revisi UU Pilkada. Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono merespons hal tersebut.