Koperasi Merah Putih pertama berdiri di Desa Dawuhan, Banyumas, sekitar 200 meter dari makam RM Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank Negara Indonesia (BNI).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dukung pembentukan Koperasi Desa Merah Putih untuk percepat ekonomi desa. Progres memuaskan, 1.066 desa sudah berpartisipasi.
Polresta Cirebon menetapkan 2 orang sebagai tersangka longsor maut tambang batu alam Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
Menteri Zulkifli Hasan umumkan Koperasi Desa Merah Putih dapat pinjaman Rp 3 miliar untuk bisnis. Proses pembentukan koperasi ditargetkan selesai Juni 2025.