BRIN meneliti 187 koleksi di Museum Prabu Siliwangi, termasuk kujang dari abad 15-16. Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan dan mendidik masyarakat.
Museum ini memamerkan koleksi kujang dari abad ke-9 dan menjadi pusat kajian budaya yang mengintegrasikan pelestarian tradisi dengan nilai-nilai keberlanjutan.