Balai Besar TNBTS tutup jalur pendakian Gunung Semeru dari 17-26 Agustus 2025 untuk menghormati Hari Raya Karo, menjaga budaya dan keselamatan pendaki.
Dulu tradisi ini menjadi simbol kecantikan, keberanian, dan status sosial bagi masyarakat Dayak Kenyah. Tapi kini tradisi mulai meredup di generasi muda.