Setiap bulan, 20 akun media sosial ditutup karena perekrutan ilegal PMI. Kementerian berkomitmen memperkuat pengawasan siber dan edukasi untuk melindungi PMI.
Kedua tersangka diduga melakukan manipulasi terkait pembiayaan pekerjaan proyek. Aliran uang yang telah dimanipulasi diduga mengalir ke perusahaan di Singapura.