Presiden Prabowo Subianto mengaku pesimistis dengan keberhasilan diplomasi di tengah kondisi geopolitik global. Namun dia menegaskan tidak boleh meyerah.
Perubahan lanskap dunia kerja akibat otomatisasi dan AI menyebabkan pengangguran terdidik meningkat. Indonesia butuh 12 juta talenta digital hingga 2030.