Jenazah Kopda Muslimin telah diautopsi di RS Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah. Hasilnya, otak penembakan istrinya, Rina Wulandari, itu tewas akibat keracunan.
Kopda Muslimin sempat disarankan oleh ayahnya untuk menyerahkan diri. Muslimin menolak. Kepada ayahnya dia menyampaikan tekadnya emoh menyerah. Begini ucapnya.