Fenomena rojali dan rohana menunjukkan penurunan daya beli masyarakat, termasuk kalangan atas. Bank Indonesia menurunkan BI-Rate untuk dorong konsumsi.
Ketua APPBI Jatim menegaskan pentingnya pengunjung mall sebagai potential buyer. Meski daya beli menurun, kreativitas retail diperlukan agar menarik pembeli.
Fenomena Rojali atau rombongan jarang beli dan Rohana atau rombongan hanya nanya menjadi sorotan. Diprediksi bakal ada lagi Robeli atau rombongan benar beli.
Chairul Tanjung mengungkapkan penurunan daya beli masyarakat akibat PHK dan kelas menengah yang 'turun kasta'. Kreativitas dan mengikuti tren jadi kunci sukses.
Fenomena Rojali dan Rohana, 'rombongan jarang beli' dan 'rombongan hanya nanya' mencerminkan perilaku belanja masyarakat yang berubah. Simak analisis pengamat.