Sebuah pameran bertajuk 'Ketika Api Menyala di Kota Semarang' digelar. Pengunjung bisa melihat berbagai arsip dan foto terkait Pertempuran Lima Hari Semarang.
Keberadaan Yajuj Majuj, kaum perusak yang disebut dalam sejumlah agama, menjadi tanda tanya besar. Namun, lima lokasi ini dicurigai sebagai tempat dikurungnya.
Fahrul Azis, mantan sopir sekaligus pelaku pembakaran rumah Hakim PN Medan Khamozaro Waruwu, ditangkap polisi. Diduga, motif pembakaran karena sakit hati.
Lima siswa SMP Negeri 1 Tawangmangu yang diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dirujuk ke RSUD Karanganyar. Mereka dirujuk karena dehidrasi.