WHO menyatakan penyelidikan terbarunya tentang asal-usul COVID-19 tidak mendapat kesimpulan yang meyakinkan. Faktornya utamanya karena data dari China hilang.
Oknum mahasiswi Universitas Atmajaya Makassar diskors 4 semester gegara hina dekannya dengan ucapan rasis. Sanksi ini ditetapkan usai sidang kode etik.