Warga permukiman bantaran Ciliwung, Cawang, Jakarta Timur, mengalami kebanjiran di awal masa Ramadan ini. Warga kesulitan menjalankan sahur hingga buka puasa.
Membeli makanan di kedai hingga restoran, sederet pelanggan ini dibuat kecewa. Mereka yang telah membayar mahal hanya menerima porsi yang terlalu kecil.
Bagi penjual makanan kaki lima, bungkus makanan bisa menggunakan kertas apapun. Beberapa penjual ada yang menggunakan pembungkus makanan yang bikin salah fokus.
Para WNI di luar negeri ini tidak pentingkan gengsi. Pekerjaan kerah biru yang mereka tekuni diperkirakan bisa bergaji lebih tinggi dari 'orang kantoran'.