Sebuah penyelidikan luar biasa menggunakan DNA gurita berhasil memecahkan misteri Antartika purba. Penelitian ini membunyikan alarm akan potensi bencana global.
Eduard Douwes Dekker singgah di Bogor sebelum menulis 'Max Havelaar'. Ia melaporkan penyimpangan kepada Gubernur Jenderal, namun kecewa saat pertemuan.