Banyak anak dari kalangan elite di Korut disebut kecanduan budaya K-Pop dan film AS yang beredar secara ilegal. Menikmati hal tersebut dapat mengancam nyawa.
Sebanyak 11 alumni santriwati mengaku jadi korban kekerasan seksual oleh pimpinan pondok pesantren. Peristiwa disebut telah terjadi selama bertahun-tahun.