Sebanyak 2.002 jemaah di antaranya berasal dari Sumatera Selatan, sisanya 1.106 dari Bangka Belitung dan 35 petugas kloter sudah kembali ke Tanah Suci.
Makrus menghabisi selingkuhannya, Nurul Khotimah karena tak terima hubungannya akan diakhiri. Makrus lantas membuang mayat Nurul di halaman masjid di Kediri.
RC (36), warga asal Desa Bukur, Sumbergempol, Tulungagung jadi korban pengeroyokan karena mencopoti bendera dan umbul-umbul. Ini dilakukan saat ia mabuk.
Kloter 19 saat berangkat berjumlah 406 jemaah, ada tambahan 2 jemaah yang sebelumnya sempat dirawat karena sakit di RS Arab Saudi, totalnya 408 jemaah.