Mereka khawatir kuesioner tersebut digunakan untuk mengumpulkan daftar orang yang akan dipecat karena menyelidiki kerusuhan di Gedung Capitol pada 2021 lalu.
Water cannon berusaha menghalau massa yang terus melempari botol, mercon, batu dan lain-lain. Massa disemprot air terus-terusan agar menghentikan aksinya.
Sebanyak 12 pendukung paslon dilaporkan tewas dalam insiden kerusuhan Pilkada Puncak Jaya. Polisi mengatakan para korban tewas sebenarnya dibunuh oleh KKB.