Pekalongan harum karena batik. Namun ternyata, tenun pernah menjadi primadonanya. Sempat tergerus zaman, tenun bangkit lagi, bahkan dikembangkan menjadi denim.
Salah seorang penyumbang prestasi tersebut merupakan atlet difabel yang tergabung dalam Nasional Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sragen.
Menjelang akhir 2024, kelompok marginal seperti pengamen masih terabaikan. Kisah Fikri dan Unasih menggambarkan perjuangan mereka untuk bertahan hidup.
Tiga remaja ditetapkan sebagai anak berkonflik dengan hukum (tersangka) dalam kasus pemerkosaan anak di Purworejo. Satu di antaranya berkebutuhan khusus.