Akuisisi mayoritas saham PSIS oleh Datu Nova Fatmawati memicu protes suporter Persela. Mereka khawatir akan konflik kepentingan dan dampak negatif bagi klub.
Puluhan santri menggeruduk rumah Ridwan Kamil di Bandung, menuntut kejelasan penggunaan APBN untuk Ponpes Al Khoziny. Aksi ini dipicu kritik Atalia Praratya.