Kedutaan Besar virtual Amerika Serikat (AS) untuk Iran meminta warganya yang berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut.
Dilansir detikNews, seruan itu di tengah protes antipemerintah yang sedang berlangsung di Iran. Seuran itu juga disampaikan seiring dengan Presiden AS Donald Trump yang sedang mempertimbangkan opsi-opsinya terhadap Iran.
"Tinggalkan Iran sekarang juga," kata Kedutaan Besar virtual AS untuk Iran dalam sebuah peringatan keamanan pada hari Senin (12/1), yang mendesak warga negara AS untuk merencanakan keberangkatan dari Iran tanpa bantuan dari pemerintah AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Al Arabiya, Selasa (13/1/2026), peringatan tersebut menyinggung aksi-aksi protes di Iran yang "meningkat dan dapat berubah menjadi kekerasan, mengakibatkan penangkapan dan cedera. Peningkatan langkah-langkah keamanan, penutupan jalan, gangguan transportasi umum, dan pemblokiran internet sedang berlangsung."
Disebutkan bahwa warga negara AS harus bersiap menghadapi pemadaman internet yang berkelanjutan. Maka itu mereka harus merencanakan cara komunikasi alternatif, dan, jika kondisi aman, memungkinkan mereka untuk meninggalkan Iran lewat jalur darat ke Armenia atau Turki.
"Warga negara ganda AS-Iran harus meninggalkan Iran dengan paspor Iran. Pemerintah Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda dan akan memperlakukan warga negara ganda AS-Iran hanya sebagai warga negara Iran," bunyi peringatan keamanan itu.
"Warga negara AS berisiko tinggi diinterogasi, ditangkap, dan ditahan di Iran. Menunjukkan paspor AS atau menunjukkan hubungan dengan Amerika Serikat dapat menjadi alasan yang cukup bagi otoritas Iran untuk menahan seseorang," sambungnya.
Selanjutnya, pernyataan itu berbunyi, "Pemerintah AS tidak dapat menjamin keselamatan Anda jika Anda memilih untuk pergi menggunakan opsi tersebut. Anda hanya boleh pergi jika Anda yakin aman untuk melakukannya."
Kedutaan AS juga menyarankan kepada mereka yang tidak dapat pergi agar mencari tempat yang aman dan memastikan mereka memiliki kebutuhan pokok seperti makanan dan obat-obatan.
Diketahui, AS tidak memiliki hubungan diplomatik atau konsuler langsung dengan Iran. Sebagai gantinya, pemerintah Swiss melalui kedutaannya di Teheran bertindak sebagai kekuatan pelindung untuk kepentingan AS di Iran.
(dil/dil)











































