BMKG menjelaskan penyebab wilayah Jabodetabek hujan lebat meski telah masuk musim kemarau. BMKG mengatakan hal itu disebabkan bulan Mei masih musim peralihan.
BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla tahun ini.
BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang diprediksi meningkat selama musim kemarau.
BMKG memperingatkan cuaca panas ekstrem di Indonesia, terutama di Jawa dan Nusa Tenggara. Masyarakat diimbau waspada dan ikuti tips untuk mencegah heatstroke.