WHO menegaskan hanya ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa vaping membantu perokok berhenti dan vape dapat mendorong kecanduan nikotin pada non-perokok.
WHO mendesak semua negara untuk melarang penggunaan rokok elektrik. Ditegaskannya, aturan perihal penggunaan vape seharusnya dibuat layaknya rokok tembakau.
WHO mendesak semua negara untuk memperlakukan vape dengan varian rasa layaknya rokok tembakau. Disorotinya, vape ini marak digunakan anak berumur 13-15 tahun.