Mahkamah Agung menolak kasasi pailit yang diajukan Sritex. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo upayakan penyelamatan hak-hak pekerja Sritex.
Perusahaan banyak PHK pegawai Gen Z di 2024. Laporan menunjukkan kurangnya motivasi, profesionalisme, dan keterampilan komunikasi sebagai penyebab utama.
Kondisi raksasa tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex di ujung tanduk. Kondisi ini terjadi usai Sritex pailit berdasarkan putusan PN Niaga Semarang.
Generasi Z menghadapi tantangan dalam mencari pekerjaan, dengan banyak yang dipecat karena kurangnya motivasi, profesionalisme, dan keterampilan komunikasi.
PT Sritex mengaku saat ini hanya memiliki bahan baku terbatas karena tidak bisa beraktivitas normal usai putusan pailit. Mereka berharap mendapat kelonggaran.