Pendakian Gunung Rinjani dibuka kembali mulai 28 Maret 2026 setelah evaluasi keselamatan. TNGR menerapkan sistem modern untuk pengelolaan yang lebih baik.
Sebanyak 58 pendaki terjatuh di Gunung Rinjani, 3 tewas termasuk Juliana Marins dari Brasil. Balai TNGR catat 80.214 kunjungan dan tantangan pengelolaan sampah.