Setelah 13 hari hilang, jasad Firman, seorang ABK Speedboat Habibi, ditemukan di Sungai Sesayap. Proses pencarian melibatkan Tim SAR dan masyarakat setempat.
Seorang mahasiswi Kent University menceritakan pengalamannya terkena infeksi meningitis. Ia sampai mengalami kehilangan penglihatan akibat penyakit tersebut.