Sewa Rumah Makin Mahal, Anak Muda Banyak yang Pilih Tinggal di Hotel

Sewa Rumah Makin Mahal, Anak Muda Banyak yang Pilih Tinggal di Hotel

ilham fikriansyah - detikProperti
Minggu, 05 Apr 2026 11:07 WIB
Opened door of hotel room in morning with copy space, sunlight effect.
Ilustrasi kamar hotel. Foto: Getty Images/iStockphoto/oatawa
Jakarta -

Harga rumah di seluruh dunia merangkak naik, termasuk harga sewa hunian. Hal ini banyak membuat anak muda merasa kesulitan untuk membeli maupun menyewa rumah.

Namun anak muda tidak kehabisan akal. Daripada harus membeli atau menyewa rumah yang mahal, mereka lebih memilih tinggal di hotel dalam jangka waktu yang lama. Kok bisa?

Dikutip dari Oddity Central, alasannya karena menginap di hotel justru lebih murah. Menurut hitung-hitungan mereka, tinggal di hotel tidak perlu membayar utilitas seperti listrik, air, dan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, mereka tidak perlu berurusan dengan tetangga penuh drama yang bikin mood berantakan. Hanya saja, tinggal di hotel tidak sebebas seperti memiliki hunian sendiri.

Banyak anak muda di China yang mengikuti tren ini. Mereka enggan menempati hunian yang penuh konflik dan drama karena ingin mencari ketenangan.

ADVERTISEMENT

"Untuk seseorang yang punya masalah sosial seperti saya, berhubungan dengan tuan tanah atau pemilik rumah adalah bagian terburuk. Itu mimpi buruk," ujar Hu Weiwei, anak muda yang berprofesi sebagai gamer profesional, dikutip Sabtu (4/4/2026).

"Secara biaya tinggal di hotel lebih efisien. Tak ada deposit, tak ada biaya perantara dan utilitas. Aku tak harus membersihkan kamar, AC bisa nyala 24 jam dan dekat dengan toko, restoran juga stasiun kereta," tambahnya.

Saat tinggal di apartemen bersama temannya, Hu harus membayar 1.000 yuan atau sekitar Rp 2,4 juta per bulan (kurs Rp 2.469). Sedangkan jika tinggal sendirian biayanya dapat mencapai 2.000-3.000 yuan atau Rp 4,9-7,4 jutaan per bulan.

Kalau tinggal di hotel, biaya yang dikeluarkan Hu jauh lebih hemat karena hanya membayar 2.500 yuan atau Rp 6,1 jutaan per bulan. Biaya tersebut bahkan sudah termasuk berbagai fasilitas yang diberikan oleh pihak hotel.

Hu mengaku sudah cukup lama tinggal di hotel. Dengan biaya yang lebih murah, Hu belum terpikir untuk pindah ke rumah atau apartemen.

Anak muda lainnya, Tang Miaomiao juga mengaku lebih senang tinggal di hotel karena pelayanannya yang ramah dan bisa menginap dalam jangka waktu pendek.

"Bila menyewa tempat tinggal biasa, kita harus membayar sewa sebulan penuh dan biaya agensi. Itu nggak sepadan dengan masa inap jangka pendek. Bila di hotel, saya dilayani dengan baik dengan keramahtamahan para pelayannya. Mereka juga ingat sarapan apa yang saya suka," ujarnya

Hotel bujet telah mempengaruhi sewa rata-rata untuk properti hunian di puluhan kota besar di Tiongkok, dengan banyak anak muda lebih memilih kenyamanan tinggal di hotel penuh waktu daripada berurusan dengan tuan tanah dan menandatangani kontrak sewa yang meragukan.

Tren ini tampaknya dimulai selama pandemi COVID-19. Saat itu, banyak hotel menyesuaikan model bisnis mereka untuk melayani penghuni jangka panjang. Soalnya, bisnis pariwisata dan perjalanan bisnis berada pada titik terendah sepanjang masa.

"Selama pembatasan mobilitas, hotel bujet menjadi sangat terjangkau, seringkali lebih murah daripada apartemen tradisional," kata Wu Ben, seorang profesor madya pariwisata di Universitas Fudan Shanghai, China.

"Untuk hotel, secara operasional, tamu yang menginap dalam jangka panjang adalah tamu yang ideal. Mereka tidak terlalu menuntut dalam hal perawatan kamar," pungkas Ben.



(ilf/abr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads