Selama puluhan tahun, rezim teokratis Iran mempertahankan kekuasaannya dengan mengandalkan kekerasan dan represi untuk mematahkan gerakan anti-pemerintah.
Militer Rusia kembali membombardir ibu kota Ukraina, Kyiv dan pinggirannya. Serangan itu menewaskan sedikitnya tiga orang dan menyebabkan 13 orang luka-luka.
Reza Pahlavi, Putra Shah terakhir Iran yang digulingkan menyerukan agar warga Iran lebih banyak melakukan aksi protes terhadap kepemimpinan Ali Khamenei.