Ancaman Trump ke Iran Gunakan Kekuatan yang Belum Pernah Terlihat

Ancaman Trump ke Iran Gunakan Kekuatan yang Belum Pernah Terlihat

Haris Fadhil - detikJatim
Minggu, 01 Mar 2026 14:50 WIB
Trump tak melihat bagian video yang gambarkan keluarga Obama sebagai kera  Saya tidak melakukan kesalahan
Donald Trump, Presiden AS. (Foto: BBC World)
Surabaya -

Donald Trump, Presiden Amerika Serikat (AS) melontarkan ancaman terbaru terhadap Iran di akun Truth Social miliknya. Dia memberikan peringatan kepada Iran agar tidak membalas serangan AS dan Israel atau dia akan menunjukkan kekuatan yang belum pernah terlihat.

"Iran baru saja menyatakan bahwa mereka akan menyerang dengan sangat keras hari ini, lebih keras dari yang pernah mereka lakukan sebelumnya. MEREKA LEBIH BAIK TIDAK MELAKUKAN ITU, KARENA JIKA MEREKA MELAKUKANNYA, KAMI AKAN MENYERANG MEREKA DENGAN KEKUATAN YANG BELUM PERNAH TERLIHAT SEBELUMNYA!" tulis Trump seperti detikNews mengutip BBC, Minggu (1/3/2026).

Pernyataan ini muncul setelah Korps Garda Revolusi Islam memperingatkan akan menyerang pangkalan AS dan Israel sebagai balasan atas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Iran menyebut AS adalah teroris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Operasi ofensif paling dahsyat dalam sejarah angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan dimulai menuju wilayah pendudukan dan pangkalan teroris Amerika dalam beberapa saat lagi," katanya beberapa jam yang lalu.

Sebagai informasi, Iran telah meluncurkan serangan ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Arab. Garda Revolusi Iran (IRGC) menyebut serangan itu ditujukan 27 pangkalan AS, serta pangkalan udara Tel Nof Israel, markas komando tentara Israel di HaKirya di Tel Aviv, dan kompleks industri pertahanan besar di kota yang sama yang diserang.

ADVERTISEMENT

Kantor berita AFP melaporkan ledakan keras terdengar pada Minggu pagi di dekat bandara Erbil, yang menjadi markas pasukan koalisi pimpinan AS di wilayah otonom Kurdistan Irak. Asap hitam tebal mengepul dari area bandara.

Militer Israel kemudian mengatakan pihaknya menanggapi sedang serangan rudal Iran. Israel mengaktifkan sirene serangan udara di seluruh Israel tengah dan sebagian Tepi Barat yang diduduki.

Beberapa ledakan juga terdengar di ibu kota Qatar, Doha, serta ibu kota Bahrain, Manama. Sirene peringatan serangan udara menyala di Kuwait, sementara Yordania menyebut telah mencegat drone Iran. Negara-negara di dekat Iran tersebut selama ini menampung pasukan serta peralatan tempur AS.

Artikel ini sudah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini.



(ihc/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads