Artikel ini membahas pengelolaan sampah di Surabaya, khususnya TPA Benowo, yang mengolah 1.500 ton sampah per hari menjadi energi listrik dan tantangannya.
Sejumlah TPS 3R di Klungkung kewalahan mengolah sampah organik karena keterbatasan kapasitas dan mesin pencacah. Toss Center belum bisa menerima sampah organik.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegur kondisi TPS yang tidak sesuai SOP. Ia melarang parkir gerobak di TPS dan akan menjadwalkan pengambilan sampah per RW.
Antrean armada pengangkut sampah terjadi di TPS Kota Mataram akibat pembatasan ritase ke TPA Kebon Kongok. DLH memastikan pengangkutan sampah tetap berjalan.