Surat dari DPP PDIP untuk 'Dewan Kolonel' itu bertarikh 5 Oktober 2022. Perihal dalam surat itu bertuliskan 'PERINGATAN KERAS DAN TERAKHIR'. Berikut ini isinya.
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo telah kembali ke Solo usai penuhi panggilan dari DPP PDIP. FX Rudy membeberkan di Jakarta diwarnai diskusi cukup panjang.
Litbang Kompas merilis survei terkait elektabilitas calon presiden (capres). Elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengalami kenaikan signifikan.
PDIP beri peringatan keras dan terakhir kepada FX Rudy karena dukung Ganjar maju capres. Sanksi itu sama dengan sanksi ke 'Dewan Kolonel' loyalis Puan Maharani.