Otoritas kesehatan Republik Demokratik Kongo kembali menyatakan outbreak atau wabah Ebola. Hingga 4 September 2025, tercatat 28 kasus termasuk 15 meninggal.
Seorang wanita 21 tahun mengalami gastritis erosif akibat kebiasaan makan seblak berlebihan. Dokter pun menyarankan pola makan seimbang dan tidak berlebihan.