Perubahan iklim memaksa para nelayan di Anggana mengubah mindset mereka tentang pendidikan. Anak-anak disekolahkan demi memupuk peradaban peduli lingkungan.
Prewedding dengan flare di Gunung Bromo dan menyebabkan kebakaran bukanlah ide kreatif, melainkan ide konyol. Warga sekitar, satwa, dan flora turut terdampak.