Putra mengatakan tempat kos yang menjadi lokasi penampungan itu memiliki dua lantai dan 10 kamar. IC dan HS menyewa tempat kos itu hampir Rp 7 juta tiap bulan.
Rafael Alun Trisambodo membantah dirinya berasal dari keluarga miskin seperti disebutkan salah satu sumber di KPK. Dia mengaku ibunya dulu sosialita Jogja.
Bukan ibu kos, kali ini seorang pemilik warteg yang rela berkorban demi memudahkan mahasiswa dan penghuni kos. Curhatannya membuat banyak netizen terharu.