Dermatitis Atopik paling banyak ditemukan pada bayi di mana 45 persen di antaranya mengalami gejala awal Dermatitis Atopik di enam bulan pertama setelah lahir.
Seorang ibu di Bangkalan melahiran bayi dalam kondisi mengenaskan. Kepala sang bayi tertinggal dalam rahim. Pihak keluarga menduga terjadi malapraktik.