Anwar BAB mulai fokus pada kesehatan setelah sadar dampak pola makan tidak teratur akibat syuting kuliner. Ia konsultasi dokter gizi dan rutin olahraga.
Seorang sopir ojol menjadi korban pesanan makanan fiktif. Ia menerima pesanan martabak dengan sistem pembayaran tunai yang berujung membuat sopir ini dirugikan.