Polda Metro Jaya memulangkan 196 pelajar yang terlibat demo. Penanganan terhadap pelajar ini dilakukan bersama KPAI dan Dinsos untuk melindungi kelompok rentan.
KPAI mengungkap banyak pelajar ikut demo di DPR/MPR/DPD karena terpengaruh informasi dari TikTok. Ada juga mereka yang ikut-ikutan karena diajak teman.