Sejumlah pemuda Kulon Progo punya cara lestarikan kesenian wayang. Mereka membuat gambar tokoh dewa dalam pewayangan dengan daun lontar sebagai kanvasnya.
Djoko Pekik, maestro lukis, meninggal pada Sabtu lalu. Indonesia kehilangan tokoh yang karya-karya rupanya kuat dan tajam menggambarkan masalah sosial.
Tangan kreatif Iskandar mampu menyulap limbah sampah menjadi wayang uwuh yang dilirik mancanegara. Karya wayang uwuhnya itu bahkan eksis hingga Belanda.