SAH, bocah SD yang dicolok tusuk bakso menjalani pemeriksaan MRI. Sayangnya, RS PHC Surabaya tak bisa membuka hasil MRI mata dan kepala tersebut ke publik.
Ada pendaki yang membawa anak balitanya mendaki Gunung Kerinci. Kejadian viral itu disebut lebih tinggi resikonya, dibanding pengalaman yang tertanam di anak.
Alih-alih ingin berwisata dan botram (makan bersama), 22 ABG tersesat di Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam Pangandaran. Hampir 6 jam, mereka di hutan.