Fadli Zon menjawab soal kemungkinan kasus pelanggaran hak asasi manusia seperti tragedi 1998 dan Timor-Timur masuk dalam penulisan ulang sejarah Indonesia.
Menbud Fadli Zon menyebut penulisan ulang sejarah Indonesia melibatkan 112 sejarawan. Isinya akan meliputi penulisan pemerintahan era Bung Karno hingga Jokowi.