Pria berinisial DE (28) yang ditangkap Densus 88 Polri memiliki senjata api dan amunisi yang cukup banyak. DE diduga ingin menyerang polisi hingga TNI.
Usut punya usut, remaja yang 'ditatar' gangster ini ternyata pelajar SMA di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka 'menatar' junior-junior pelajar SMA itu.