Massa hendak turun ke badan jalan. Hal ini membuat mereka terlibat dorong-dorongan dengan polisi yang berupaya menghalangi mahasiswa turun ke ruas jalan.
Nama Heru Budi Hartono mencuat setelah ia menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta. Heru kuliah di Universitas Krisnadwipayana dan memperoleh gelar magister.