Mahasiswa teknik Unhas meninggal saat ikuti kegiatan diksar Mapala di Maros, Sulsel. Pihak keluarga korban menilai adanya kejanggalan di balik kematian korban.
Jaksa membeberkan tiga peran terdakwa dari kepolisian dalam Tragedi Kanjuruhan. Jaksa membeberkan siapa saja pemberi perintah tembakan gas air mata ke penonton.
Ayah Virendy Marjefy (19), James Wehantouw mengungkap alasan jasad anaknya yang meninggal saat mengikuti diksar Mapala Fakultas Teknik Unhas diautopsi.