Nusa Tenggara Barat mengalami deflasi 0,55% pada Januari 2025, dipicu potongan tarif listrik. Inflasi pangan tetap tinggi, namun deflasi perumahan mendominasi.
Harga tanah di Jakarta mencapai Rp 16 juta per meter persegi pada kuartal IV 2024, naik dari tahun sebelumnya. Kenaikan dipicu oleh pembangunan infrastruktur.