Perebutan takhta Keraton Solo memanas setelah mangkatnya Sunan PB XIII. Dua putranya, Hamangkunegoro dan Mangkubumi, saling klaim sebagai Paku Buwono XIV.
Keraton Solo dilanda ketegangan dengan dua putra PB XIII, Hamangkunegoro dan Mangkubumi, sama-sama mengklaim gelar Pakubuwono XIV, memicu konflik baru.